Persib Bandung mewaspadai betul strategi Pelita Jaya Karawang yang sulit diprediksi saat kedua tim bentrok di Stadion Siliwangi, Bandung, 13 Mei 2012. Pressure ketat dan tidak memberikan ruang kepada Pelita menjadi strategi yang bakal dikedepankan pelatih Persib, Robby Darwis
Sistem permainan Pelita yang tentatif, menjadi kendala tersendiri bagi Maung Bandung untuk meraup poin penuh di laga kandang. Pola permainan The Young Guns yang sulit dibaca lawan menjadi nilai lebih tim besutan Rahmad Darmawan itu.
"Dari sisi permainan, saya tekankan kepada para pemain agar jangan terlalu longgar melakukan penjagaan. Kami akan bermain dengan pressure ketat untuk meredam permainan mereka," ucap Robby setelah mendampingi timnya berlatih di stadion Siliwangi.
Menghadapi Pelita, Maung Bandung kemungkinan besar akan menurunkan materi pemain yang berbeda. Tidak seperti saat mereka mengalahkan Persiwa Wamena 3-0 akhir pekan lalu.
Bek sayap kanan, Zulkifli Syukur bisa jadi bakal disimpan pada laga kali ini karena sejak dua hari lalu kesehatannya terganggu akibat terserang demam yang memaksanya harus beristirahat dari aktivitas latihan.
Kendati demikian, Robby optimistis timnya bisa mempertahankan trend positif dan mengulang sukses seperti di putaran pertama lalu saat Persib menggulung Pelita 3-1.
"Mungkin ada perubahan di berapa posisi. Kerangka tim utama sudah kita siapkan, mudah-mudahan hasil serupa seperti pada putaran pertama (Persib menang 3-1 atas Pelita), bisa kembali terulang," tegas Robby.
Kapten Persib, Maman Abdurahman mengakui salah satu tantangan yang harus dihadapi saat menghadapi Pelita adalah pola permainan yang dikembangkan oleh RD. Transisi menyerang dan bertahan cepat ala Pelita menjadi fokus utama mantan pemain Timnas Indonesia tersebut.
"Setahu saya, RD fanatik dengan pola 4-4-2. Namun akan berubah menjadi 4-3-3 saat menyerang karena mereka juga kadang memasang satu striker, tapi saat bertahan RD akan mengubahnya kembali menjadi 4-5-1. Transisi menyerang ke bertahan yang dimiliki Pelita itu sangat cepat. Itu yang saya kira cukup perlu kita antisipasi," tandasnya.
0 komentar:
Posting Komentar